BBPOM di Bandar Lampung Laksanakan Pemeriksaan Sarana Produksi Kopi Bubuk di Kabupaten Lampung Barat

25-06-2026 Umum Dilihat 79 kali

Dalam rangka mengawal keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung melaksanakan pemeriksaan terhadap sejumlah sarana produksi kopi bubuk di Kabupaten Lampung Barat pada Rabu–Kamis, 24–25 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo bersama Tim Inspeksi BBPOM di Bandar Lampung sebagai bagian dari komitmen pengawasan terhadap produk pangan olahan, khususnya kopi bubuk yang menjadi salah satu komoditas unggulan Provinsi Lampung.

Melalui pemeriksaan langsung ke sarana produksi, tim melakukan pengawasan terhadap proses pengolahan kopi bubuk untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), termasuk aspek higiene dan sanitasi selama proses produksi berlangsung.

Selain melakukan pemeriksaan sarana, BBPOM di Bandar Lampung juga memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha agar terus meningkatkan kualitas proses produksi. Pembinaan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku usaha menghasilkan produk kopi yang aman, bermutu, dan memiliki daya saing yang lebih luas di pasar.

Sebagai salah satu sentra penghasil kopi unggulan di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Barat memiliki potensi besar dalam menghadirkan produk kopi berkualitas bagi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan penerapan standar keamanan pangan menjadi langkah penting dalam menjaga mutu produk sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kopi lokal. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Bandar Lampung terus mendorong pelaku usaha pangan untuk menerapkan standar keamanan dan mutu secara konsisten sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

BBPOM di Bandar Lampung juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk pangan lokal yang telah diproduksi sesuai standar keamanan dan mutu, sehingga produk lokal dapat terus berkembang dan semakin dipercaya oleh masyarakat luas.

Sarana