Bandar Lampung - Dalam era keterbukaan informasi publik, tuntutan akan transparansi dan akuntabilitas pemerintah semakin meningkat. Teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan pemerintah, memungkinkan akses yang lebih besar terhadap informasi publik dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Kecepatan dan ketepatan menjadi unsur penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Menyampaikan informasi dengan cepat dan tepat menunjukkan bahwa Badan POM dan Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonessia termasuk Balai Besar POM di Bandar Lampung tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya spekulasi dan miskomunikasi di masyarakat. Tak hanya itu, kecepatan dan ketepatan menyampaikan informasi juga akan membangun kepercayaan dan kepuasan serta memelihara reputasi di masyarakat.
Workshop Strategi Kolaboratif untuk Publikasi yang Akurat dan Efektif yang dilaksanakan pada tanggal 17 – 18 Juli 2024 di Hotel Emersia Bandar Lampung merupakan kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi secara berkesinambungan yang bertujuan membuka wawasan dan meningkatkan keterampilan mengenai produksi dan penyiaran konten edukasi dibidang obat dan makanan. Selain itu, penggalangan kesepakatan untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam produksi konten dari seluruh lapisan, baik Pemerintah daerah, Perguruan Tinggi, dan rekan-rekan media untuk mendukung pengelolaan informasi dalam mempercepat pencapaian tujuan organisasi, diharapkan dapat menyiapkan, memproduksi, dan menyampaikan informasi dengan cepat dan tepat kepada masyarakat.
Workshop Strategi Kolaboratif untuk Publikasi yang Akurat dan Efektif yang di moderatori Influencer, Selvi Darsan, menghadirkan Narasumber Wakil Ketua Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Lampung, Wirdawati, M.Pd menekankan kolaborasi dan berkomitmen dalam peningkatan pengawasan obat dan makanan yang aman. Harapannya KPID Lampung, dapat menggalang dan mengajak banyak kolaboran dalam tercapainya tujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan khususnya pada setiap Lembaga Penyiaran yang dapat menyiarkan Iklan Layanan Masyarakat. Narasumber Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandar Lampung, Dirmansyah dalam pemaparannya memberikan tips dan strategi meraih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung Terbaik Tahun 2023 Kategori Pemerintahan Kabupaten/Kota dengan program Kolaborasi dan Inovasi. Harapannya, dimana pada tahun 2024 ini Balai Besar POM di Bandar Lampung juga mulai di Monev Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi Lampung dan dapat meraih penghargaan Kategori Instansi Vertikal Terbaik.
Dalam pengingkatan kompetensi dan keterampilan mengenai alur kerja kehumasan, dengan menghadirkan Tim Humas Badan POM RI diharapkan seluruh Tim Media Sosial Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung dapat meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan potensi di tengah keterbatasan, meningkatkan pemahaman mengenai penyiapan bahan, dokumentasi, proses produksi, publikasi konten di media sosial, dapat meningkatkan kompetensi peserta di bidang kehumasan khususnya photography serta pembuatan konten media sosial; dapat menghasilkan konten kolaborasi dengan Tim Media Sosial Akun Official Badan POM dan kedepannya dapat bekerja sama dalam membuat konten kolaborasi dengan lintas sektor terkait untuk menaikkan engagement. Tentunya kami berharap BBPOM di Bandar Lampung berhasil meraih 4 (empat) Penghargaan Media Sosial dari Humas Badan POM RI yaitu The Most Active Instagram Account, The Most Engaging Instagram Account, The Best Performing Instagram Content, dan Si Paling Orkestrasi, serta dapat meningkatkan Nilai Indeks Kesadaran terhadap Obat dan Makanan Aman.