Balai Besar POM di Bandar Lampung Raih 2 Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik pada Anugerah Humas Indonesia 2025

25-09-2025 Umum Dilihat 126 kali

Ajang kompetisi bergengsi Anugerah Humas Indonesia kembali di gelar tahun 2025. Humas Indonesia, untuk ketujuh kalinya dengan bangga kembali mempersembahkan kompetisi Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025. Ajang kompetisi kinerja akuntabilitas komunikasi dan keterbukaan informasi lembaga publik di Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri, BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD, Badan Layanan Umum (BLU) se-Indonesia. Ada enam kategori yang dikompetisikan:

1.    Kategori Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik Terinovatif

2.    Kategori PPID Terbaik 

3.    Kategori Media Internal

4.    Kategori Kanal Digital

5.    Kategori Program Kehumasan Pemerintah (Government Public Relations/GPR)

6.    Kategori Kartini HUMAS INDONESIA.

Keenam kategori tersebut menggunakan penilaian berbasis penjurian, di mana dewan juri terdiri dari para pakar humas/public relations (PR), pakar komunikasi publik, jurnalis senior, akademisi senior, dan pakar branding.

 

AHI 2025 adalah barometer pencapaian tertinggi kinerja Departemen Komunikasi Publik/Biro Humas/Dinas Komunikasi dan Informatika. Kepesertaan kompetisi ini diikuti oleh:

-      Kementerian

-      Lembaga Negara (termasuk PPID Pelaksana Balai Besar POM di Bandar Lampung)

-      Pemerintah Daerah (Provinsi, Kota, Kabupaten)

-      Badan Layanan Umum (BLU)

-      Korporasi Negara (BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD & Perusahaan Daerah Layanan Publik)

-      Perguruan Tinggi Negeri

THE 7th ANUGERAH HUMAS INDONESIA 2025 di ikuti oleh 59 Instansi Pemerintah dan Lembaga Publik dengan total 198 entry. Kemudian yang lolos ke babak presentasi dan penjurian ada 80 entry dari berbagai kategori. Ini merupakan capaian yang sangan luar biasa, Balai Besar POM di Bandar Lampung bisa bersaing dengan Instansi Pemerintah/Lembaga Negara/BUMN yang ada diseluruh Indonesia.

 

PPID Pelaksana Balai Besar POM di Bandar Lampung pada ajang tersebut mengirimkan 2 entry, yaitu:

1.    Kategori PPID Pelaksana Terbaik Sub Kategori PPID Pelaksana Terbaik; dan 

2.    Kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif Sub Kategori Ruang Fisik Pelayanan Informasi Publik.

Setelah memenuhi persyaratan dan ketentuan pada tahan entry dalam kompetisi AHI 2025, Balai Besar POM di Bandar Lampung berhasil lolos ke babak presentasi AHI 2025. Pada babak tersebut, setiap instansi  mempresentasikan kategori yang sudah di entry, dan penjurian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari :

1.    Asmono Wikan, CEO Humas Indonesia;

2.    Abdul Rahman Ma'mun, CEO Magnitude Indonesia;

3.    Fachrudin Ali, Ketua Ikatan Pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS);

4.    Jenette Maria Pinariya, Wakil Rektor I LSPR Institute; dan

5.    Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communications PT. Chandra Asri Pacific, Tbk.

Pada babak tersebut, PPID Pelaksana Balai Besar POM di Bandar Lampung menyajikan pemaparan dengan Judul sebagai berikut:

·      Program Buka Informasi, Bangun Kepercayaan Publik untuk Sub Kategori PPID Pelaksana Terbaik.

·      Nyaman dan Inovatif, Layanan Publik yang Menginspirasi dan Membahagiakan untuk Sub Kategori Ruang Fisik Pelayanan Informasi Publik.

Awarding Night THE 7th ANUGERAH HUMAS INDONESIA 2025 di selenggarakan di Hotel JW Marriott, Surabaya pada tanggal 25 September 2025. Balai Besar POM di Bandar Lampung berhasil meraih penghargaan :

1.    GOLD WINNER Kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif Sub Kategori Ruang Fisik Pelayanan Informasi Publik; dan

2.    BRONZE WINNER Kategori PPID Pelaksana Terbaik Sub Kategori PPID Pelaksana Terbaik.

Pengharggaan tersebut diraih sebagai wujud pembuktian dan komitmen Balai Besar POM di Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Pelayanan Informasi Publik, dan dengan semangat “Buka Informasi, Bangun Kepercayaan”, kami berkomitmen menjadi lembaga yang transparan dan terpercaya dalam memenuhi hak masyarakat atas informasi. Transparansi bukan hanya kewajiban, tapi juga langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik dan pelayanan prima.

Sarana