BBPOM di Bandar Lampung Dukung UMKM Melalui BIMTEK Teknologi Pengolahan, Desain Kemasan, dan Promosi Produk

24-07-2024 Balai Besar/Balai POM Dilihat 689 kali

Bandar Lampung- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema, “Teknologi Pengolahan, Desain Kemasan, dan Promosi Produk UMKM” di Hotel Emersia, pada Senin (15/7/2024). Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada UMKM terkait teknologi pengolahan, desain kemasan, dan promosi produk agar produk UMKM mampu bersaing di pasaran sehingga terwujud struktur ekonomi yang produktif untuk kemandirian bangsa.

 

BBPOM di Bandar Lampung mengundang Narasumber Dwi Eva Nirmagustina dari Politeknik Negeri Lampung, Tri Joko Widagdo dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, dan E. Angga Febrian dari Universitas Lampung dan peserta yang berasal berbagai perwakilan UMKM di Provinsi Lampung. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Sentra Inovasi dan Inkubator Bisnis LPPM Unila dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung.

 

Zamroni, sebagai Plh. Kepala BBPOM di Bandar Lampung menyampaikan bahwa potensi UMKM di Provinsi Lampung sangat berpeluang untuk dikembangkan. Sebesar 54% UMKM Lampung bergerak di bidang pangan olahan. Beragam jenis produk yang dihasilkan menjadi daya tarik terutama produk-produk spesifik lokal yang memiliki keunikan tersendiri.  

Namun UMKM dalam perjalanannya juga menemui kendala dan tantangan tersendiri, antara lain masih minimnya inovasi produk baik dari sisi teknologi pengolahan maupun desain kemasan, promosi dan kreativitas, pembiayaan, dan kualitas SDM. Kendala-kendala ini menyebabkan potensi yang dimiliki UMKM sulit untuk maju dan berkembang dan akhirnya tidak dapat bersaing di pasar global.

 

Sejalan dengan misi Badan Pengawas Obat dan Makanan yaitu fasilitasi percepatan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa, maka dukungan pemerintah untuk memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada UMKM agar dapat mengatasi kendala-kendala di atas sangatlah penting dan strategis. BPOM berharap pemberdayaan dan penguatan UMKM mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah, akademisi, pelaku UMKM, media, dan masyarakat, khususnya dalam membangun komitmen dan sinergi dalam kolaborasi pentahelix. (GAH)

Sarana