Fatayat NU Lampung dan BBPOM Bandar Lampung Jalin Kolaborasi untuk Lampung Aman dari Obat dan Makanan Ilegal

09-05-2025 Balai Besar/Balai POM Dilihat 116 kali

Bandar Lampung— Dalam semangat membangun sinergi untuk perlindungan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi umat, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung melakukan audiensi resmi bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan membuahkan komitmen bersama dalam membangun Lampung yang aman dari obat dan makanan ilegal, sekaligus mendukung kemajuan UMKM yang tangguh dan berdaya saing global.

Audiensi dihadiri langsung oleh Ketua Fatayat NU Provinsi Lampung, Wirda, yang hadir bersama jajaran pengurus Fatayat NU. Sementara pihak BBPOM di Bandar Lampung diwakili langsung oleh Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti, bersama jajarannya

Komitmen Bersama untuk Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyampaikan kesepahaman bahwa perlindungan terhadap masyarakat dari produk obat dan makanan ilegal maupun berbahaya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif organisasi masyarakat seperti Fatayat NU.
“Fatayat NU siap menjadi mitra strategis BBPOM dalam mengedukasi masyarakat, terutama perempuan dan keluarga, agar cerdas memilih dan menggunakan produk yang aman,” ujar Wirda dalam sambutannya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPOM, Ani Fatimah Isfarjanti, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ani menegaskan pentingnya memperkuat edukasi publik melalui jaringan sosial yang dimiliki ormas perempuan.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Edukasi dan pemberdayaan berbasis komunitas menjadi kunci agar masyarakat kita makin terlindungi dari produk ilegal dan berbahaya,” ungkapnya.

UMKM Naik Kelas: Berkelas, Sejahtera, dan Mendunia

Selain isu keamanan produk, pembahasan juga menyoroti potensi UMKM binaan Fatayat NU yang perlu didorong menuju level yang lebih tinggi. BBPOM berkomitmen untuk memberikan pendampingan sertifikasi dan legalitas produk, termasuk Nomor Izin Edar (NIE), serta mendorong penggunaan aplikasi BPOM Mobile. Program “UMKM Berjaya” (Berkelas, Sejahtera, Mendunia) menjadi semangat bersama dalam mendorong UMKM lokal Lampung agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional dengan tetap menjaga mutu dan keamanan produknya.

Kegiatan audiensi ini diakhiri dengan sesi dialog dan foto bersama sebagai bentuk semangat sinergi dan kolaborasi yang konkret.

Sarana