Intensifikasi Pengawasan Pangan Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H di Kota Metro

16-06-2024 Balai Besar/Balai POM Dilihat 605 kali

Kota Metro -Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di bandar Lampung telah melakukan pengawasan pangan olahan bersama dengan pemerintah daerah Kota Metro dalam rangka Intensifikasi Pengawasan Pangan Menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 1445 H, pada Jumat (14/06/2024). 

Sebagaimana tercantum dalam peraturan UU 18 tahun 2012 tentang Pangan, pangan sehat yang beredar di masyarakat harus terjamin keamanannya dan terbebas dari cemaran, sehingga dilakukan upaya-upaya untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan pembentukan tim SKPT (Sistem Keamanan Pangan Terpadu) dan pengawasan bersama di hari-hari besar baik di pasar tradisional dan modern.

Pengawasan pangan olahan ini dilakukan untuk memastikan pangan yang beredar aman dan bermutu, yang pada kali ini khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H. Pengawasan kali ini dilakukan di Chandra Supermarket dan Superindo Kota Metro. Dari hasil pengawasan tidak ditemukan pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan. 

Ketahanan pangan dilihat dari beberapa unsur di antaranya dari segi jumlah, mutu, dan kecukupan gizi. Untuk memastikan unsur tersebut Tim SKPT yang terdiri dari berbagai pihak termasuk kepolisian dan BPOM harus memastikan Pangan yang beredar di masyarakat khusunya aman dan Bermutu.

Tim SKPT juga berkolaborasi dengan instansi lain dalam melaksanakan tugasnya, yaitu dengan Kementrian Agama, KKP Metro, Dinas Perdagangan, dan Dinas Kesehatan Kota Metro.  

Perlu diketahui juga bahwa pengawasan pangan terdiri dari pengawasan pangan segar dan pangan olahan. Pangan dengan resiko kecil berada di bawah pengawasan Dinkes dan pangan dengan resiko menengah tinggi berada di bawah pengawasan BPOM, sehingga pengawasan ini tidak bisa terlepas dari kolaborasi lintas instansi. 

Selain itu peran masyarakat juga penting dalam pengawasan pangan ini, untuk itu BPOM mengajak masyarakat terlibat aktif sebagai garda terdepan agar terhindar dari pangan yang berbahaya, salah satu cara yang paling mudah yaitu selalu Cek KLIK, yaitu pastikan cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli pangan olahan. 

 

 

Sarana